| Dampak Kahutla di Riau terhadap Proses Pembelajaran di Kota Pekanbaru (Gambar Ilustrasi) |
Pekanbaru, 20 September 2026 — Kualitas udara di Kota Pekanbaru terpantau berada pada kategori sangat tidak sehat akibat asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kondisi tersebut berdampak pada pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sejumlah satuan pendidikan.
Melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/38/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru, kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/daring kembali dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Senin–Selasa, 21–22 September 2026.
Sekolah yang sedang melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS), maupun yang mengalami kendala akses listrik dan internet, dapat menyesuaikan kegiatan pembelajaran melalui modul penugasan berbasis rumah.
Apabila kondisi udara membaik pada Rabu, 23 September 2026, kegiatan pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan. Peserta didik diwajibkan menggunakan masker saat berangkat ke sekolah sebagai langkah perlindungan terhadap dampak asap.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, Pekanbaru Lab School turut menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran dengan mengutamakan kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan peserta didik. Pihak sekolah mengimbau orang tua untuk mendampingi anak selama belajar dari rumah serta memantau kondisi kesehatan masing-masing.
Penyesuaian kegiatan pembelajaran ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan proses pendidikan sekaligus memberikan perlindungan kepada peserta didik selama kondisi kualitas udara belum membaik.
Link download surat edaran:




.jpg)














